Pages

Linux?? Siapa takut..?!

Siapa yang tidak kenal dengan linux?? Orang-orang yang suka uthek-uthek dunia TI pasti tahu dengan yang satu ini. Linux merupakan Sistem Operasi yang semakin populer. Bahkan saking populernya, pemerintah pun merekomendasikan Sistem Operasi ini bagi pihak-pihak yang tidak mau direpotkan dengan prosedur Windows yang berbayar, hehehe; melalui program IGOS [Indonesia Go Open Source]. Ya.. pemerintah juga sepertinya sadar kalau di Indonesia terlalu banyak produk bajakannya. Hmm ... tapi kenapa yak kok instansi-instansi pemerintah itu masih aja banyak yang memakai windos dan program-program aplikasi bajakan??
Hus malah ngelantur ...

Diary Cintaku bersama Linux ...
OK .. Saya sebenarnya sudah jatuh cinta dengan linux ketika saya kelas 2 STM dulu. Ceritanya ada pengenalan Sistem Operasi Linux. Nah temanku ada yang bawa Linux dari rumah, karena memang minggu sebelumnya sudah diumumkan kalau minggu depan akan belajar menginstal linux. Distro yang dibawa temanku itu adalah Mandrake [sekarang sudah dia berganti nama menjadi Mandriva] versi 9.2. Dari itulah saya kemudian mulai jatuh cinta dengan linux. Mandrake 'kan bagus tuh grafisnya... Tapi saya belum bisa menikmati menggunakan linux karena saya belum punya komputer sendiri.

Kemudian setelah sekitar 3 tahunan berlalu [cieee sinetron bangetz hehehe], saya belum kesampaian juga menggunakan linux secara pribadi. Sampai pada akhirnya saya kuliah semester 2, diulas lagi masalah sistem operasi. Install linux lagi. Waktu itu ysaya install Open SUSE 10. Kemudia rasa cinta itu kemudian tumbuh lagi. Namun belum juga kesampaian instal di komputer sendiri. Masih pikir-pikir... kendalanya terlalu besar. Oleh karena itu, saya tunggu sampai akhir semester. Bahkan sampai libur semester.. Dan sampai akhirnya libur itu hampir selesai... Dua hari lagi kuliah?!! Akhirnya saya putuskan juga instal linux. Pilihan saya rencananya kalau tidak Fedora ya Open Suse 10. Setelah mantap dan cari-cari informasinya di internet, harus menelan pil kekecewaan karena ternyata spek komputerku di bawah standar. Meskipun sudah Dual core, tapi RAMnya masih 25 Mb. Masih kurang ukuran OpenSuse yang mempunya grafik yang aduhai.. Kemudian saya teringat juga tentang mandriva. Benih-benih cinta dengan penerus mandrake itu tumbuh lagi, tapi juga harus kecewa karena dia menuntut spek yang kelas exclusive. Kemudian saya teringat dengan mandriva 2006 yang ada di tempat magang.
Akhirnya 3 keping CD mandriva 2006, 2 keping CD install Ubuntu 5.10 dan 1 keping CD install Ubuntu 5.04; saya bawa pulang. Saya bawa Ubuntu banyak karena untuk jaga-jaga kalau yang Mandriva ada error.

Instalasi pertama aku pakai mandriva pada Seagate SATA 40 GB. Ouwps.. setelah menunggu loading yang cukup lama, ternyata HD-ku tidak ter-detect. Tidak support kali. Tapi dasarnya saya males cari tahu. Akhirnya saya istirahat dulu instalnya. Paginya saya instal lagi Mandrivanya. Tapi pakai yang HD 30 GB IDE. Ternyata HDku dulu masih ada, hehehe Jadilah instal Mandriva. Berhasil, tidak ada error sampai akhir instalasi. But what next?? Berhenti pas loading boot ...?!! Karena dah persiapan, jadinya langsung saya instal ubuntu 5.10-nya. Berhasil dan oke-oke saja sampai sekarang. Begitu instalasi selesai, langsung.. eksplorasi ... Senangnya hatiku saat itu. Langsung coba-coba sambil [pengennya] dengerin musik. Tapi musti kecewa lagi .. Tidak bisa memainkan file dengan format [dot] mp3 ?! Aikh .. aikh .. aikh ... Besoknya dijadwal mau cari apa saja 'software' yang diperlukan untuk memutar mp3 dan file-file lain. Akhirnya dapat juga setelah Googling cukup lama.

Kesimpulannya
Overall, tidak jauh beda kok pakai Linux dengan Windos. Malah jadi ketagihan, saya maunya pakai Linux terussss... Persepsi 'sulit' yang melekat di 'pasaran publik' ternyata tidak benar. Toh, kalau benar mengalami kesulitan banyak forum yang tersebar diinternet. Atau kalau tidak googling-lah.
Wuih .. pokoknya kalau uang beasiswanya nanti turun.. saya dah menjadwal beli memory kemudian instal Linux yang lebih Jozz Ubuntu 8.04, Mandriva 2008, Open SUSE, Fedora atau apalah nanti...

Yang Paling Menarik
Pernah dengar software bawaan Linux yang bisa dijalankan di Windows?? Banyak. Tapi bagaimana dengan program aplikasi yang dibuat untuk Windos yang bisa berjalan di Linux??? Bisa. Tapi bukannya aplikasinya itu dibuat ulang/disesuaikan dengan Sistem Operasi Linux. Pakai yang namanya 'wine'. What a great and amazing eXperiences ...

Linux?? Why not? Try now!!

2 comments:

  1. thnks info nya mas....informasi yang bagus...semoga sukses selalu

    Saya juga ingin menyebutkan "langit sangat nyata buku" (heaven is so real book) oleh Choo thomas yang totally berubah hidup saya.

    ReplyDelete

Sangat dianjurkan berkomentar, tapi jangan nyepamm . OK?!